0

3G Kembali Beraksi “Taman Bacaan Jendela Dunia”


Kalian tahu tentang “Taman Bacaan Jendela Dunia”? Inilah hasil kerja keras 3G (Third Generation), volunteer Kompas MuDA Jakarta Angkatan Ketiga. Mereka kembali beraksi dengan mendirikan sebuah taman bacaan di wilayah kota Bekasi, tepatnya di Jalan Kusuma Barat VII Blok 4D RT.03 RW.017, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Program taman bacaan ini diusung oleh Kompas MuDA sebagai program tanggungjawab sosial dan lingkungan demi meningkatkan minat baca dalam masyarakat khususnya anak-anak sedini mungkin dengan menyediakan akses buku-buku yang berkualitas. Buku-buku di taman bacaan ini adalah persembahan dari Dana Kemanusiaan Kompas yang dihimpun dari pembaca Kompas.

Dengan mendirikan suatu taman bacaan bagi masyarakat merupakan usaha yang mulia karena dengan adanya sarana tersebut maka akan membantu dan mendorong mereka untuk rajin membaca dan menggali ilmu pengetahuan. Melalui taman bacaan inilah, masyarakat juga dapat membaca buku tanpa harus membelinya. Tidak hanya itu, anak-anak juga tidak hanya belajar melalui buku-buku yang tersedia namun juga belajar berinteraksi antar sesama, sehingga arena taman bacaan ini sekaligus menjadi sarana belajar dan bermain yang positif bagi mereka. Karena ini sangat berbeda dengan aktivitas membaca di sekolah yang dilakukan semata untuk tujuan akademik dan sering kali sifatnya memaksa, reading for pleasure adalah aktivitas membaca yang sifatnya untuk mengisi waktu luang dan dilakukan tanpa ada kewajiban untuk melaporkan apa yang telah dibaca.

Selama hampir tiga minggu, 3G telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendirikan taman bacaan yang berguna bagi warga setempat. Faiz selaku ketua pelaksana Taman Bacaan Jendela Dunia berkata “Kita harus bisa membuat anak-anak menjadi lebih rajin untuk membaca dengan adanya taman bacaan ini”. Oh iya, mereka tidak sendiri dalam merealisasikan taman bacaan ini loh, mereka dibantu juga oleh karang taruna dan pengurus setempat dan bersama-sama mendirikan taman bacaan impian bagi masyarakat Bekasi Timur. Mulai dari bekerja sama merapikan lokasi yang akan menjadi taman bacaan jendela dunia, melabelkan seri pada buku-buku yang disediakan dari Kompas, sampai mendekor tempat taman bacaan ini menjadi tempat yang nyaman dan asik bagi para pembaca-pembaca nantinya.

Hemm, mungkin ada yang bertanya “Kenapa sih mereka memilih Bekasi Timur sebagai lokasi taman bacaan ini?”. Hal ini berkaitan dengan tujuan mereka dalam mendirikan taman bacaan ini, yaitu untuk menumbuhkan minat baca terhadap anak-anak sedini mungkin, menyediakan akses terhadap buku-buku bacaan anak-anak yang berkualitas bagi anak-anak yang berada di lingkungan masyarakat menengah ke bawah dan menyediakan tempat bagi anak-anak dimana mereka dapat dengan santai dan nyaman membaca buku-buku bacaan di luar jam sekolah.

Maka diputuskanlah Bekasi Timur sebagai lokasi yang paling cocok untuk mendirikan taman bacaan ini sesuai dengan lingkungan anak-anak yang tinggal di sana. Oh iya, sebelumnya mereka juga sudah melakukan riset loh tentang lokasi yang mereka pilih ini dan hasilnya justru justru wilayah di sekitar Jakarta lah yang masih minim akan sarana taman bacaan seperti ini, khususnya di daerah Bekasi. Maka dari itulah “Taman Bacaan Jendela Dunia” ini merupakan taman bacaan yang pertama kali didirikan di Bekasi Timur.

Akhirnya hari ini telah tiba, tepat di tanggal 30 Januari 2011, Taman Bacaan Jendela Dunia resmi dibuka. Peresmian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat setempat loh, bahkan sampai Bapak Dedy Supriady, SIP selaku Pak Camat Bekasi Timur datang dalam acara peresmian taman bacaan ini. Tidak hanya ada beliau, tetapi ada pula Bapak Akhmad Nooryadi selaku Pak Lurah Duren Jaya, Bapak Tukiran MM selaku Pak RW 17, Ibu Dio Ai Lien, Ph.D selaku Kepala Perpustakaan Atmajaya serta ibu-ibu dari PKK juga hadir loh.

Di minggu pagi yang cerah ini, suasana peresmian Taman Bacaan Jendela Dunia sangat ramai, masyarakat yang hadir pun sangat banyak. Mereka sangat antusias dan tertarik dengan taman bacaan yang bakal hadir di lingkungan mereka. Mereka sangat bangga atas kerja keras semuanya dan sangat berterima kasih kepada Kompas MuDA dalam merealisasikan sebuah taman bacaan yang bermanfaat bagi masyarakat yang ada di wilayah Bekasi Timur ini.

Oh iya, tidak hanya bapak-bapak atau ibu-ibu saja loh yang datang. Tetapi banyak juga anak-anak yang datang, mereka dengan tertib mengikuti acara yang telah dipersiapkan sebelumnya. Mulai dari acara nonton bareng film anak-anak, mendengarkan dongeng tentang “Malin Kundang”, dan permainan-permainan seru lainnya. Ada lomba kostum juga loh, jadi mereka dapat hadiah yang banyak untuk mereka bawa pulang ke rumah masing-masing.

Last but not least, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang mendukung atas berdirinya Taman Bacaan Jendela Dunia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to Top